working-home

Apabila Anda mengalami nyeri pada punggung atau leher tanpa penyebab yang jelas, maka ada kemungkinan smartphone atau laptop dan komputer Andalah yang menjadi penyebabnya.

Keluhan sakit leher atau punggung kronis dapat dialami oleh anak usia sekolah maupun dewasa. Pada umumnya mereka mencoba obat gosok yang awalnya dapat mengurangi keluhan. Namun bila keluhan berlanjut, ada baiknya dilakukan pemeriksaan lengkap melalui tenaga medis dokter.

Pemakaian “gadget” (smartphone, iPad, komputer, laptop, peralatan elektronik lain) dalam waktu yang terlalu lama dapat menyebabkan sakit pada area leher, punggung, pinggang, dan lengan.

Melalui pemeriksaan medis (ahli tulang belakang, persendian, otot, dan saraf) didapatkan bahwa sakit pinggang dan leher tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi sebanyak 15% – 30% anak usia sekolah juga mengalaminya, terutama anak usia 12-18 tahun.

Mengapa “gadget” yang dipegang oleh tangan menjadi penyebab sakit pada leher dan punggung?

Penelitian menunjukkan hubungan antara cedera otot dan persendian dengan pemakaian komputer atau smartphone. Resiko terjadinya sakit juga berkaitan dengan berapa lama pemakaian smartphone dan monitor laptop ataupun komputer.

Posisi postur tubuh yang buruk dalam jangka waktu lama menjadi penyebab cedera pada leher, bahu, punggung, dan pergelangan tangan. Kebanyakan orang duduk dalam posisi slouch/slumped dengan bahu yang membungkuk (rounded shoulder) dan leher maju ke depan. Hal ini menyebabkan kelelahan pada otot leher, kelemahan otot, dan iritasi pada persendian, yang pada kondisi lanjutan akan menyebabkan cedera otot, herniasi bantalan sendi (disc), saraf terjepit, dan gangguan pada pergerakan sendi.

Ketika seseorang menunduk sambil memegang smartphone ataupun alat elektronik lainnya dalam jangka waktu lama, maka terjadi beban yang berlebihan pada tulang belakang. Berat kepala manusia sekitar 5 kg harus ditopang oleh tulang dan otot leher. Apabila kepala menunduk maka beban yang diterima oleh tulang dan otot leher akan meningkat beberapa kilogram dibandingkan pada posisi kepala netral/tegak.

Setiap kali kita membungkuk maka beban yang diterima oleh tulang belakang akan semakin meningkat hingga 3 kali lipat. Hal ini menjadi penyebab terjadinya pergeseran pada tulang belakang dan cedera pada persendian (spinal disc).

Beban berlebih pada tulang belakang bagian atas akan meningkatkan kerja area tulang belakang bagian bawah sehingga dapat menyebabkan sakit pinggang. Sakit pinggang dapat menjadi penyebab sakit lutut dan dapat menyebar hingga mata kaki.

Bagaimana cara untuk mengurangi keluhan tersebut?

ergonomi2

Untuk mencegah dan mengatasi keluhan tersebut, disarankan untuk berenang dan melakukan stretching (peregangan) otot secara rutin. Lakukan olahraga low-medium impact yang aman dan tidak membebani tulang belakang untuk mencegah dan mengobati keluhan tulang belakang.

Pada zaman di mana teknologi semakin maju, kita semakin terikat dengan peralatan “gadget” dan komunikasi. Oleh karena itu, usahakan untuk meggunakan alat elektronik hanya selama 20 menit hingga 25 menit, dan beristirahat selama 5 menit di antaranya.

  1. Gunakan alat bantu untuk memposisikan alat elektronik, seperti casing atau standing sehingga monitor dapat diposisikan satu level dengan mata kita dan kepala tidak menunduk.
  2. Gunakan tangan untuk menopang smartphone dan memposisikannya di depan wajah.
  3. Saat akan mengetik, gunakan eksternal keyboard agar posisi keyboad bisa didekatkan ke tubuh sehingga posisi bahu dan lengan tetap sejajar dan punggung bersandar serta tertopang kursi.
  4. Saat membaca buku, gunakan bantal untuk menopang leher dan kepala, bersandar ke kursi dan hindari posisi membungkuk.
  5. Setelah 30 menit, lakukan peregangan dan ubah posisi duduk. Setelah itu, kegiatan dapat dilanjutkan. Olahraga seperti yoga akan membantu untuk menguatkan otot.
  6. Untuk mengatasi sakit punggung kronik (lama), periksakan tubuh ke dokter tulang untuk mendapatkan terapi yang sesuai.
  7. Pilih kursi yang tingginya sesuai dengan tubuh, sehingga kaki dapat dengan nyaman menyentuh lantai dan tidak menggantung. Tinggi meja disesuaikan paralel sehingga posisi bahu tidak tegang.