girl_boy_symbol_by_1995levente2

Seks Menyebabkan Sakit Pinggang

Seksualitas merupakan bagian penting yang tak terpisahkan dari aspek kehidupan setiap orang tanpa memandang umur, jenis kelamin, kesehatan dan kemampuan fisiknya. Ketika hormon bekerja dengan baik, setiap orang memiliki hasrat melakukan aktifitas seksual alamiah terhadap orang lain yang dinyatakan melalui keintiman fisik dan emosional yang bersifat pribadi.

Salah satu topik populer dalam kehidupan seks tak lain yaitu rasa sakit pada bagian punggung, pinggul atau bokong. Beberapa penelitian memperkirakan bahwa sebanyak 80 persen orang harus mengatasi sakit punggung di beberapa titik dalam hidup mereka. Menurut survei terdapat 24 persen kasus sakit punggung bagian bawah yang sering dilaporkan. Hal itu terjadi saat setelah melakukan hubungan seks. Bahkan rasa sakit yang mereka rasakan juga mengganggu aktivitas bercinta dengan pasangan,

Dalam beberapa kasus, cedera tulang belakang juga bisa mengakibatkan disfungsi ereksi. Pemeriksaan fisik secara menyeluruh harus dilakukan oleh dokter untuk mengatasinya.

Posisi Seks Untuk Sakit Pinggang

Terdapat beberapa faktor penyebab nyeri karena kesalahan atau kurang tepatnya pasangan mengambil posisi saat berhubungan. Beberapa posisi dapat menyebabkan rasa sakit pada punggung. Untuk wanita yang merasakan nyeri punggung dapat berasal dari posisi berbaring atau telentang dengan bantal yang tidak mendukung letak kepala dengan baik, sehingga mengakibatkan terlalu banyaknya tekanan pada tulang belakang, Berbaring tengkurap tanpa alas di bawah perut juga dapat mengakibatkan nyeri pada tulang belakang yang diakibatkan oleh  dorongan dari belakang yang tidak dapat ditahan perut.

Untuk membuat seks lebih nyaman, ajaklah pasangan untuk mencoba beberapa posisi untuk mengetahui mana yang tepat bagi tubuh. Biasanya, orang dengan masalah punggung akan merasa nyaman dirinya berada di posisi bawah. Setiap posisi harus dipastikan berada dalam posisi baik. Misalnya dengan menempatkan bantal di bawah punggung. Meski demikian, tidak ada satupun peraturan yang melarang orang dengan masalah nyeri punggung kronis tidak boleh melakukan hubungan seksual.

Pasien dengan masalah seksual yang berhubungan dengan nyeri punggung kronis seringkali memiliki penyakit sendi atau arthritis pada tulang belakang. Pasien dengan arthritis atau saraf terjepit tulang belakang lebih cocok dengan posisi side-by-side. Jika Si Pasien wanita, ia berbaring ke samping dan pasangannya berbaring di belakang punggungnya. Ada pasien yang selama bertahun-tahun enggan memberitahu pasangannya kalau mereka tidak bisa berhubungan seks karena merasakan nyeri di punggung yang sangat atau mereka sering mengubah posisi untuk meringankan rasa sakitnya. Kadang pasien tidak hanya takut merasakan rasa sakit, tapi juga khawatir akan menyakiti pasangannya saat berhubungan seks.

Solusi untuk Sakit Pinggang karena Seks

lbp+man

Selain kehidupan seks yang terganggu, nyeri punggung kronis juga dapat menyebabkan kemurungan, depresi, serta mengikis rasa percaya diri. Hal ini lama kelamaan akan menggangu aktifitas normal dan kualitas hidup serta kerja.

Jika Anda mengalami kejang otot di punggung setelah berhubungan seksual, cobalah mandi air hangat atau melakukan peregangan sebelum melakukan hubungan seks. Seks dapat menjadi olahraga fisik. Jika Anda membiarkan otot yang kaku melakukan aktifitas berat maka rasa sakit akan semakin parah. Kadang-kadang nyeri punggung tidak terjadi saat berhubungan seks, tetapi terjadi setelahnya. Mungkin ada kesalahan pada aktifitas yang dilakukan sehingga kemudian menimbulkan rasa sakit. Oleh sebab itu, perlu membatasi kegiatan seksual ke tingkat intensitas yang aman. Jika rasa nyeri berlanjut saat berhubungan seks, berhenti segera. Jika dipaksakan, pemulihannya bisa lebih lama. Setelah kondisi nyeri membaik maka aktifitas seksual dapat dicoba kembali. Namun apabila hal tersebut sudah dilakukan namun nyeri tetap ada maka sebaiknya mencari pertolongan yang lebih lanjut untuk memperbaiki kondisi kesehatan tulang belakang.

Top-Foods-To-Increase-Libido-Or-Sexual-Desire